Rombongan Indie Ponorogo Bersambang Ke Madiun Dalam NoJo Camp Fest 2017



NoJo Camp Fest 2017 Di Hutan Pinus Nongko Ijo Madiun
Musik, Seni, Tradisi, dan Alam.
Nojo Camp Fest 21017
Jika Jakarta punya RRREC Fest, kemudian Ponorogo punya Saba Jenggala, maka kota tetangganya, Madiun, baru saja sukses menggelar event yang berkonsep serupa bertajuk NoJo Camp Fest 2017, yang diadakan di Hutan Pinus Nongko Ijo Madiun pada Jum'at hingga Minggu, 19-21 Mei 2017 lalu.

Bertempat di lereng gunung berhutan Pinus event ini berkonsep camping alias peserta yang ingin menikmati event sedari hari pertama hingga hari ketiga bisa stay di venue. Panitia menyediakan tenda dan keperluan lainnya di sana. Namun jika pengunjung tidak ingin merogoh kocek terlalu dalam untuk camping, mereka bisa saja berkunjung ke acara hanya pada saat mereka mau dengan harga tiket masuk yang tidak terlalu mahal.

Penulis Bersama Kukuh Penuh Rahasia
Saat Menikmati Coklat Panas bersama
Usai Turun Dari Panggung
Ada banyak performer yang memanaskan panggung di ujung lereng tempat tenda-tenda didirikan. Dari mulai performer-performer dalam kota saja, ada juga dari Kediri, Solo, juga Ponorogo. Yang menarik lagi adalah dalam salah satu rundown acaranya ada Mayo Falmonti dari Protocol Afro yang berbagi cerita bagaimana ia dan bandnya menembus festival musik internasinal berbekal kenekatan saja.

Ada juga penampilan yang nyentrik dari Kukuh Penuh Rahasia yang begitu unik dengan gubahan-gubahan lagu anak-anak dan beberapa lagu karyanya sendiri. Sampai-sampai di tengah pertunjukannya ada bapak-bapak dari penduduk lokal yang tak tahan ikut bergoyang di depan panggung. Begitu riuh-renyah gelak tawa penonton melihat polah lucu Kukuh.

Dari Ponorogo sendiri ada beberapa band yang diundang oleh panitia untuk manggung di hari pertama. Ada Fun Fun For Me, Howlerness, dan juga LUSA!. Ketiga band ini membaur dengan performer-performer lain sesuai rundown panitia untuk hari pertama.

Fun Fun For Me tampil terlebih dulu membawakan beberapa lagu khas pop punk mereka. Beberapa penonton tertarik untuk lebih dekat dengan panggung. Anggukan kepala dari penonton mengiringi lagu-lagu yang dimainkan.

Urutan selanjutnya adalah Howlerness, band yang menasbihkan diri sebagai trio rock amatiran ini disambut hangat penonton. Bahkan beberapa performer yang bersiap di belakang panggung malah ikut maju ke depan karena tertarik. Puncaknya adalah ketika Howlerness membawakan nomor unggulan dari Led Zeppelin, Black Dog. Sontak penonton merasa familiar dengan lagu tersebut dan ikut menyanyikan liriknya dengan khusuk.

Terakhir, ada LUSA! yang menjadi penutup dari rangkaian acara hari pertama. Didapuk untuk mengisi ujung acara menjadikan Lusa sebagai lambaian tangan pertanda acara ditutup. Beberapa lagu mereka sendiri sukses dibawakan. Sebuah penutup yang ciamik. Inilah akhir dari kunjungan tiga band indie ini ke Madiun dalam rangkaian event NoJo Camp Fest 2017 ini.

Diberdayakan oleh Blogger.