HELL GATE Bangkitkan Kembali Geliat Musik Kota Semarang!


Setelah sekian lama aktivitas kreatif di Semarang redup, beberapa tahun terakhir para pelaku dan penggiat kreatif lintas disiplin di Semarang kembali merangkak. Salah satunya dari ranah musik. Dari gigs kecil yang dilakoni secara intens hingga tercetus inisiatif untuk menciptakan wadah yang lebih masif mulai dilakukan oleh berbagai komunitas. Seperti yang dilakukan komunitas SuperMusic Semarang.

Sebelum menyambut bulan suci Ramadhan, komunitas yang terdiri dari berbagai pelaku baik individu maupun kelompok lintas kolektif tersebut, berinisiatif menyelenggarakan sebuah helatan dengan cakupan yang lebih luas. Terpantik dari kota-kota tetangga yang terlebih dahulu memiliki poros kegiatan, SuperMusic Semarang turut menyemarakan perhelatan musik khususnya di ranah lokal lewat  tajuk yang diberi nama, “Hell Gate”.

“Hell Gate diinisiasi sebagai ruang silaturahmi berbagai komunitas di Semarang. Tidak hanya musik, kami ingin mengintergrasikan berbagai komunitas seperti pecinta alam, penggemar sepak bola hingga klub motor untuk bergabung di acara ini,” ujar Fadhil selaku ketua panitia.

“Hell Gate” sendiri akan dimeriahkan lewat berbagai konten diantaranya kegiatan berkemah di tengah kota atau disebut “City Camp”, mengunjungi beberapa obyek wisata di Semarang dalam program “City Trip”, Motorcycle Showcase, Booth, Tattoo Exhibition hingga Coaching Clinic yang melibatkan salah satu label independen bawah tanah, Resting Hell Records.

Selain rupa-rupa kegiatan yang melibatkan banyak komunitas, “Hell Gate” tetap berada pada tujuan utamanya, yakni sebagai wadah bagi para pelaku musik dan penggemarnya untuk saling bertemu dan berbagi energi. Tampil berbagai grup dari Semarang hingga luar kota seperti Don’t Look Back, Cultural, Redam, Big Family, Shock Monkey (Pati), Fat In Diet (Ungaran) dan Klandestin dari Magelang. Tidak afdol rasanya jika helatan musik sebesar “Hell Gate” di Semarang, tidak menghadirkan sesuatu yang spesial. Untuk memeriahkan acara, “Hell Gate” turut menghadirkan bintang tamu yakni Fraud (Surabaya), Rajasinga (Bandung) serta grup rock oktan tinggi Ibukota, Seringai.

“Hell Gate” rencananya akan diselenggarakan hari Jumat, 11 Mei 2018 mendatang di Halaman Parkir Wonderia Semarang. Dengan tiket masuk sebesar 20 ribu rupiah, penonton akan disuguhkan penampilan musik dan berbagai konten yang tak kalah menarik. “Dengan diselenggarakannya acara ini diharap dapat mengangkat kembali geliat para pelaku musik lokal sekaligus menjadi poros baru perhelatan musik Indonesia, khususnya di Jawa Tengah,” pungkas Fadhil.




[Benbenan/Amir]








Benbenan.com terbuka lebar bagi siapa saja yang ingin bergabung dan berkontribusi melalui tulisan, foto, video, dsb. Langsung kirim ke benbenandotcom@gmail.com
nantinya setiap karya yang lolos editing akan kami terbitkan di laman benbenan.com
terimakasih, selamat berkarya!

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.