Apophis Rilis Debut Mini Album "Belantara Kami"


Awal tahun yang melegakan bagi band metalcore asal Kalimantan Tengah ini, pasalnya tepat pada 19 Januari 2019 lalu mereka telah merilis mini album yang bertajuk “Belantara Kami”. Setelah melewati waktu yang cukup panjang yang sejak 2016 mereka sudah berancang-ancang, mulai dari konsep materi apa yang akan dikerjakan, sampai akhirnya mereka memilih tema seputar lingkungan hidup mulai dari hutan, sungai, peradaban, bahkan mental penduduk asli tanah Borneo. Dari segi musikalitas, Apophis tetap berpegangan pada breakdown-breakdown metalcore yang khas, dan riff-riff metalcore yang menginfluence jejeran raksasa metalcore sejatinya seperti, As I Lay Dying, Park Way Drive, August Burn Red, Burgerkill, dan sebagainya.

Apophis sendiri berasal dari Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Band yang terbentuk sejak 2011 ini berformasikan Eky (Vokal), Ady (Gitar), Anggi (Drum), Pur (Gitar) dan Riduan (Bass).

Semua proses pengerjaan sampai recording selesai, dilakukan di home recording milik sang bassist, Riduan. Kecuali vokal, yang direkam di salah satu studio recording di Pangkalan Bun. Apophis sempat merilis single yang diambil dari mini album tersebut berjudul "Hitam Menggumpal" pada bulan Agustus tahun lalu. 

Dibantu oleh Netrilis Indonesia, mini album "Belantara Kami" sudah dirilis dan bisa diakses melalui digital store (Itunes, Spotify, Deezer dan Bandcamp). Selain itu, rencananya mereka juga akan merilisnya melalui cangkram padat (CD) secara mandiri yang dicetak dengan sangat terbatas.

          


Apophis
Facebook : Apophis Metalcore
Instagram : Apophisborneo
Phone : 082325166325








Benbenan.com terbuka lebar bagi siapa saja yang ingin bergabung dan berkontribusi melalui tulisan, foto, video, dsb. Langsung kirim ke benbenandotcom@gmail.com
nantinya setiap karya yang lolos editing akan kami terbitkan di laman benbenan.com

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.