Persembahan Semut Semut Merayap Untuk Kota Tercinta Lewat Video Musik "KEDIRIKU"




“Kami hanya mencoba membaca, melihat, dan banyak mendengar dari lingkungan teman begitu, ada yang tiba-tiba datang mengabarkan duka, banyak juga bercerita kegembiraan, banyak rupa kami jumpai disini. Kemudian bahan itu kami tangkap menurut sudut pandang masing - masing dan diramu menjadi sebuah lagu yang kami persembahkan untuk kampung halaman kami.”

Unit ska asal kota Kediri, Semut Semut Merayap (selanjutnya disebut SSM) merilis single terbaru mereka berjudul “Kediriku”. Kado untuk kota Kediri tersebut dikemas dalam bentuk video klip yang sudah bisa disaksikan di official channel YouTube SSM mulai tanggal 20 Juli 2019. Sebelumnya, melepas debut single bertajuk “Sekawan Bersama” pada bulan Desember tahun lalu.

Proses pembuatan video klip ini berlangsung pada tanggal 11 Juli 2019. SSM menyerahkan konsep visual sepenuhnya untuk digarap oleh Christian Yulda dari Fiction Frame. Perasaan rindu akan rumah tersebut dikemas menjadi sebuah video yang cenderung murung bahkan galau dengan nuansa - nuansa kontemplatif.

Beralih ke lagu “Kediriku” sendiri, proses pra-produksi seperti pematangan aransemen dan workshop musik dilakukan di Azza Studio Kediri. Setelah materi dirasa cukup, mereka langsung melakukan rekaman beserta mixing & mastering di Madfuka House Project. Secara garis besar, proses pembuatan hingga perekaman dan post-production lagu ini memakan waktu hampir 3 (tiga) bulan.


Lebih dalam tentang lagu ini sendiri, “Kediriku” adalah ungkapan cinta Semut Semut Merayap pada kampung halaman mereka, kota Kediri. “Secara filosofis, lagu ini adalah ungkapan terima kasih kami kepada Kediri,” ungkap Penyu, “Kami lahir dan dibesarkan di kota ini. Kediri adalah tentang jati diri, prinsip hingga tutur tingkah laku kami. Beberapa dari kami pergi merantau, melanjutkan hidup, dan bertempat tinggal di kota lain, tetapi pada satu titik, kami merasakan sebuah kerinduan akan semua tentangnya.”

Kerinduan akan kota kelahiran ini disajikan dengan racikan traditional ska dan rock-steady dengan sensibilitas pop alternatif khas SSM. Tik-tok antara vokal dan brass section yang menjadi ruh utama mereka. Lirik easy listening namun tetap terasa elegan yang diperkaya pukulan solo –percussion telah menjadi ciri khas band yang telah malang melintang dalam sirkuit per-gigs-an kota tahu ini.

“Oh iya sedikit cerita, sebelum lagu ini dirilis sudah banyak teman - teman yang menagih materi ini versi penuhnya, bahkan tak sedikit dari mereka yang sampai menelpon manajemen,“ kata Penyu sebagai keyboardist dari band ini. Ya, sebelum resmi dirilis, lagu ini telah beberapa kali dibawakan secara live oleh SSM dan mendapat respons yang cukup positif dari para pendengarnya. Tak pelak, rilis resminya cukup ditunggu oleh para penggemar SSM.

“Kediriku” adalah salah satu lagu yang akan dimasukkan dalam album debut mereka bertajuk Jaripat yang akan dirilis pada tahun 2020 mendatang. Rencananya, mereka akan merilis beberapa single lagi sebagai jembatan menuju album tersebut. Nah, sementara itu, silahkan menikmati video klip “Kediriku” berikut:


LIRIK "KEDIRIKU"


Disaat malam hari mulai menghampiri
Ku naik sekuter menuju warung kopi
Melihat suasana di kota ini
Inilah kami anak Kediri

Lebak dermaga simpang lima sekartaji
Kami tak pernah lupa untuk menghampiri
Secangkir kopi hangatkan suasana ini
Kami bangga lahir disini

Kediri kau selalu di hati
Tempatku berdiri
Tempatku bermimpi

Kediri kucinta padamu
Kaulah alasanku
Pulang ke rumahku

Kau tak pernah tau kota indah dalam benakku
Selain dirimu takkan ada yg lebih seru


Tentang Semut Semut Merayap

Semut Semut Merayap (read; SSM) adalah band bernuansa ska/Jamaican Sound kelahiran kota Kediri yang terbentuk pada tahun 2012. Mereka terdiri dari Ferdi Agusta (Drums), M. Ilham (Percussion), Putra Trianggara (Keyboard), Erfan W. T. (Guitar 1), Denis Prasetyawan (Guitar 2), Arif Eka Darmawan (Bass), Vicenza Farriel (Trombone), Doniyuneki (Saxophone), Ajie Kaafi (Trumpet), dan Afrizal Ahsan Bimbim (Vocal).

Awalnya terbentuk sebagai band cover SMA yang aktif membawakan lagu-lagu musisi lain, mulai 2017 SSM memutuskan untuk berani keluar dan berkarya sendiri. Setelah menelurkan dua single berjudul “Sekawan Bersama” & “Kediriku”, mereka tengah mempersiapkan debut album Jaripat yang rencananya dirilis tahun 2020. Selain aktif berkarya  musik, mereka juga sedang membangun ruang kreatif bernama Sarang Semut Creative Space di kota Kediri.


Semut Semut Merayap:
Instagram: @semutsemutmerayap
Manager: Khutut (+62 823-3313-3938)
PublicistKMPL (083 846 106 290)










Benbenan.com terbuka lebar bagi siapa saja yang ingin bergabung dan berkontribusi melalui tulisan, foto, video, dsb. Langsung kirim ke benbenandotcom@gmail.com
nantinya setiap karya yang lolos editing akan kami terbitkan di laman benbenan.com






Terimakasih, selamat berkarya!


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.